Di Malaka, Peringatan Hari Lahir Pancasila Diwarnai Aksi GEMPAR

BETUN, TIMORline.com-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diwarnai dengan aksi demonstrasi damai dari kalangan mahasiswa.

Aksi itu dilakukan Gerakan Peduli Rakyat (GEMPAR) bersama-sama dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Belu/Dewan Pimpinan Komisariat  (DPK) Malaka, DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) dan Persatuan Mahasiswa Malaka (Permala).

Di perempatan Kantor Kecamatan Malaka Tengah,  Betun, para mahasiswa itu berorasi secara bergantian. Antara lain Ketua DPC Pospera Malaka  Paskalis Wandelinus Nahak, Ketua DPC GMNI/DPK Malaka Hendrianus A. Modok dan Ketua Permala Albertus Bouk Tae.

Dalam orasi masing-masing, mereka menyoroti empat hal. Pertama, mendukung penuh Polres Belu dalam menangani kasus korupsi dana desa Numponi.

Kedua, mendesak Inspektorat Kabupaten Malaka segera bertindak tegas terhadap pengelolaan dana desa yang transparan terhadap masyarakat dan mengusut tuntas bantuan pembangun rumah rehab ringan atau rumah layak huni yang mangkrak di Desa Nauke Kusa Kecamatan Laenmanen dan Desa Rabasa Hain Kecamatan Malaka Barat.

Ketiga, mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (PKPO) Kabupaten Malaka segera membayar tunjangan sertifikasi guru.

Keempat, mendesak Kepala Dinas PKPO segera mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)  Tahun Anggaran 2018 Triwulan III dan IV.

Sebelum melakukan aksi, para mahasiswa ini sejak pagi berkumpul di depan salah satu warung di depan SMA Swasta Sinar Pancasila Betun. Mereka mempersiapkan berbagai atribut seperti bendera Merah Putih, bendera organisasi masing-masing, spanduk dan poster. Pada spanduk utama tertulis: Gerakan Peduli Rakyat (Gempar); Malaka Darurat Demokrasi.

Aksi ini mendapat pengamanan dari seluruh jajaran Polsek Malaka Tengah  di bawah pimpina Kapolsek Malaka Tengah AKP Alnofriwan Zaputra.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *