Tersangka Penganiaya Warga Laenmanen Diciduk Anggota Polsek Malaka Tengah

BETUN, TIMORline.com-Hilarius Belak alias Yeri, warga Desa Meotroy Kecamatan Laenmanen akhirnya diciduk pihak kepolisian di Betun, Kecamatan Malaka Tengah, Rabu (29/05/2019) pukul 11.30 wita.
Setelah diciduk, Yeri yang diduga kuat melakukan penganiayaan terhadap Frederikus Gustus Nana diserahkan Kanit Reskrim Polsek Malaka Tengah ke pihak Polsek Laenmanen di Mako Polsek Malaka Tengah.
Pihak Polsek Laenmanen yang menjemput tersangka Yeri adalah Kanit Reskrim, Kasium, Kanit Intel dan Kanit Provos.
Tersangka Yeri diduga kuat melarikam diri ke keluarga istrinya di Betun Malaka Tengah sejak kejadian penganiayaan yang diduga melibatkan dirinya terhadap Frederikus Gustus Nana pada 15 Mei 2019 di Kampung Auktuik Dusun Nurobo B Desa Meotroy.

Pemeriksaan tersangka Yeri. (Foto: Istimewa).

Kepada tersangka Yeri langsung dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Untuk memudahkan pemeriksaan tambahan, pihak Polsek Malaka Tengah menahan tersangka Yeri dan dititipkan di Mapolres Belu terhitung Rabu (29/05/2019) hari ini pukul 18.40 wita.
Kapolsek Laenmanen Iptu Oscar Pinto melalui akun WhatsApp-nya kepada TIMORline.com di Betun menjelaskan, sesuai hasil pemeriksaan pihak Unit Reskrim Polsek Laenmanen, tersangka Yeri mengaku tidak pernah mengancam korban atau keluarga korban. Sebab, sejak kejadian 15 Mei 2019 sampai dengan 29 Mei 2019 hari ini, tersangka langsung bersembunyi di rumah keluarga istrinya di wilayah Kecamatan Malaka Tengah.
“Tetapi, itu keterangan tersangka. Hak dia untuk membantah dugaan tindakannya. Toh, polisi tetap punya taktik dan teknik kriminal untuk memastikan tindakan terdangka. Kita akan sesuaikan keterangan tersangka dengan keterangan para saksi dan bukti-bukti yang ada”, demikian Kapolsek Oscar.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *