Uskup Atambua Berdoa untuk Perdamaian Indonesia

ATAMBUA, TIMORline.com-Uskup Atambua Mgr Dominikus Saku, Pr berdoa untuk perdamaian dan penegakkan demokrasi di Indonesia.
Doa itu disampaikan Uskup Dominikus sesaat sebelum selesainya kegiatan kunjungan Presiden RI Joko Widodo terkait peresmian Bendungan Rotiklot, Rabu (20/05/2019).
Untuk terwujudnya perdamaian, Uskup Dominikus memohon kepada Tuhan agar persaudaraan sejati tetap terpelihara di antara masyarakat NTT pada khususnya dan dunia pada umumnya.
Selain itu, Uskup Dominikus memohon semua umat Allah di Indonesia saling menghargai satu sama lain.
“Cinta kasih harus menjadi pedoman perdamaian di antara sesama warga NTT”, katanya.
Dalam hal demokrasi, Uskup Dominikus mengharapkan ada keiklasan untuk saling menerima perbedaan. “Perbedaan harus menjadi kekuatan dan semangat baru dalam bermusyawarah. Sebab, demokrasi itu luwes dan musyawarah selalu menjadi solusi”, kata Uskup Dominikus.
Kehadiran Uskup Dominikus dalam acara tersebut sebagaimana dikesankan Presiden RI Joko Widodo menjadi motivasi tersendiri dalam kepemimpinannya.
Sebab, pemerintah tidak bisa kerja sendiri. “Pemerintah butuh semua pemangku kepentingan, termasuk para pemimpin agama, untuk menjadi agen perdamaian dan demokrasi. Demokrasi dan pembangunan akan berjalan baik apabila ada perdamaian”, demikian Presiden Jokowi.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: bisa copy