Bendungan Rotiklot dapat Dimanfaatkan untuk Air Baku dan Objek Wisata di Belu

ATAMBUA, TIMORline.com-Bendungan Rotiklot di Desa Fatuketi Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan air baku warga setempat.
Selain itu, Bendungan Rotiklot dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata di Kabupaten Belu, wilayah Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste.

Keindahan Bendungan Rotiklot yang bisa dinikmati pengunjung. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com)

Hal ini ditegaskan Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya saat meresmikan Bendungan Rotiklot, Rabu (20/05/2019).
Presiden Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi itu menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan air baku warga, Bendungan Rotiklot dapat menyuplai irigasi seluas 139 hektar dan memenuhi kegiatan Pelabuhan Atapupu.
Bendungan ini, menurut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, berfungsi mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi di Kabupaten Belu yang memiliki curah hujan singkat sekira tiga bulan namun intensitasnya tinggi.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam rilis Kementerian PUPR yang dibagikan kepada media di lokasi peresmian, menyebutkan, pembangunan bendungan diikuti dengan pembangunan jaringan irigasi. Sebab, kapasitas air yang ada dipastikan dapat mengalir sampai ke persawahan milik petani warga sekitar.
Sesuai pantauan di lokasi, Bendungan Rotiklot dapat dijadikan sebagai objek wisata. Ini terlihat dari desain kawasan ini.

Tempat parkir kendaraan roda dua. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com)

Di pintu gerbang, gapuranya dibuat menyerupai rumah adat setempat dan menggunakan motif daerah. Ada pula kayu ukiran menyerupai manusia yang ditanam di beberapa titik. Jalan rabatan dibuat lebar untuk dua kendaraan. Di sana-sini ada taman. Ada pula tempat parkir kendaraan roda dua dan empat. Beberapa bangunan didesain menyerupai rumah adat.
Letaknya yang strategis di jalan negara yang jauhnya hanya lima kilometer dari Atambua, ibukota Kabupaten Belu, dapat dikunjungi warga setiap saat. Untuk menjangkaunya, warga bisa menggunakan kendaraan pribadi berupa sepeda motor atau kendaraan roda empat.
Sebagai salah satu icon wisata Kabupaten Belu, bendungan ini dapat dikunjungi warga negara Timor Leste di sepanjang Perbatasan Timor. Antara lain warga Distrik Ambeno di bagian barat, Distrik Covalima di bagian selatan dan Distrik Bobonaro di bagian utara.
Peresmian bendungan ini ditandai penekanan tombol sirene yang dilakukan Presiden Jokowi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dan Bupati Belu Willybrodus Lay.
Tampak hadir Uskup Atambua Mgr Dominikus Saku, Pr, Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Raymundus Sau Fernandes, Wakil Bupati Belu J.T. Ose Luan, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Malaka Donatus Bere, para pimpinan perangkat daerah di lingkup Kabupaten Belu dan warga setempat.
Warga datang dari berbagai penjuru kampung dan desa. Utamanya untuk melihat wajah Presiden Jokowi. Bahkan, sebagian ingin menjabat tangan dan selfie dengan Presiden Jokowi.

Warga Belu rebutan selfie dengan Presiden Joko Widodo. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Seorang pendeta setelah menjabat tangan dan selfie dengan Presiden Jokowi menyatakan kegembiraannya dengan lari menerobos kerumunan warga dan menjauhi ketatnya pengawalan Paspampres yang terus menghalaunya jangan terlalu mendekat ke Presiden Jokowi.
“Horeee, sudah pegang tangan dan selfie dengan Pak Jokowi”, begitu teriak-gembira pendeta ini menerobos kerumunan massa.
Bendungan Rotiklot adalah satu dari tujuh bendungan terbesar yang sudah dan sedang dibangun di NTT.
Bendungan ini dibangun menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sejak 28 Desember 2015.
Selama tiga tahun anggaran, pembangunan bendungan ini menghabiskan dana sebesar Rp497 miliar. Selaku kontraktor pelaksana adalah PT Nindya Karya (Persero) dan PT Universal Surya Prima.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *