oleh

Dua Kali Rabatan sangat Membahayakan di Kecamatan Sasitamean

BETUN, TIMORline.com-Ada dua kali di Kecamatan Sasitamean Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sangat membahayakan para pelintas.
Dua kali itu adalah Kali Pelita di Desa Naibone dan Kali Nono Oemareke di Desa Beaneno. Kedua kali rabat ini terdapat di ruas jalan yang menghubungkan wilayah Kaputu Desa Manulea Kecamatan Sasitamean dan wilayah Fatuknutuk Desa Kufeu Kecamatan Io Kufeu.
Saat TIMORline.com melintas di ruas jalan tersebut, Sabtu (18/05/2019), Kali Nono Oemareke Desa Beaneno sangat membahayakan para pelintas. Sebab, rabat yang dibuat terbentang tepat di jalur air sudah disapu-bawa banjir dan sebagian besar sudah rubuh ke tebing. Jalur air malahan berbentuk legong karena dikikis air. Batu dan lumpur hitam bulat sebesar buah kelapa muncul berserakan tepat di jalur air pula.
Ada potongan-potongan kayu berukuran sekira 60-100 sentimeter sebesar paha orang dewasa terdapat di jalur air ini. Sehingga, legongnya sedikit tertimbun dan bisa dilintasi manusia dan kendaraan. Itu pun harus ekstra hati-hati. Bila tidak, bisa tergelincir jatuh.

Kondisi jalan rabatan Kali Pelita Desa Naibone Kecamatan Sasitamean Kabupaten Malaka. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Kondisi mirip terdapat di Kali Pelita Desa Naibone. Bentangan rabat sekira 8 x 6 meter diterjang banjir saat hujan dan dikikis air. Sehingga, badan rabat mengalami kerusakan berat di sana sini. Sebagian besar badan rabat malahan tinggal kerangka-beton. Material kerusakan rabat kemudian digunakan para pelintas untuk menimbun badan rabat. Air mengalir normal. Tetapi, para pelintas baik manusia maupun kendaraan harus ekstra hati-hati. Bila tidak, bisa tergelincir dan jatuh.
Penjabat Kepala Desa Naibone Ervi Mahakbas yang kebetulan melintas di ruas jalan tersebut mengaku sempat tergelincir di Kali Nono Oemareke. Sebab, lumpur basah sangat tebal di mulut kali.
Sebagai Penjabat Kepala Desa Naibone, Ervi mengaku pernah menanyakan pengerjaan rabat Kali Pelita di wilayahnya kepada pihak PT Samara Jaya selaku kontraktor.
“Orang perusahaan bilang mereka akan perbaiki rabat Kali Pelita kalau tidak hujan lagi. Tetapi, sampai sekarang belum km JBdiperbaiki. Mudah-mudahan sebelum akhir Mei sudah diperbaiki”, kata Ervi.
Penjabat Kades Kufeu Laurens Seran sangat berterimakasih kepada Bupati Malaka Stefanus Bria Seran yang telah membangun ruas jalan Kaputu-Fatuknutuk.
“Kita butuh pemimpin seperti Pak Bupati Stefanus Bria Seran”, demikian Laurens.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar