oleh

Ketua NU Kabupaten Malaka: Semua Tokoh perlu Memberikan Kesejukan

-Nusantara-27 views

BETUN, TIMORline.com- Semua tokoh perlu memberikan kesejukan kepada masyarakat tentang kondisi bangsa terutama di Jakarta sebagai ibukota negara dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Sehingga, masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan dengan berita-berita hoax.
Hal itu disampaikan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Zaenal Muttaqin melalui akun WhatsApp-nya kepada TIMORline.com di Betun, Senin (13/05/2019).
Zaenal dimintai pendapatnya terkait people power atau pengerahan massa besar-besaran di ibukota negara Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia beberapa hari terakhir.
Zaenal tidak setuju kalau aksi people power dilakukan sebagai ekspresi tidak mengakui adanya hasil real count dari Komisi Pemilihan Umum RI terkait perolehan suara pemilihan presiden-wakil presiden.
“Siapa pun yang tidak mengakui hasil penghitungan real count KPU, jalan terbaiknya adalah menempuh jalur hukum. Sebab, people power bukan mencerminkan kedewasaan kita berpolitik. Apalagi sampai mengancam dan mengajak untuk berjihad”, tandas Zaenal.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malaka itu lebih jauh menghimbau para tokoh politik, pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan semua ketua organisasi kemasyarakatan (ormas) di mana pun berada untuk memberikan kesejukan dan pencerahan kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita hoax.
Sebaliknya, masyarakat diharapkan tetap tenang sambil menuggu hasil resmi penghitungan dan penetapan perolehan suara pemilihan presiden-wakil presiden dari KPU.
Kepada pemerintah, Zaenal berharap dapat bertindak tegas dan tepat kepada semua masyarakat.
“Pemerintah harus berlaku adil dan tidak boleh tebang pilih”, katanya.
Khusus para pimpinan massa yang melakukan aksi people power, Zaenal mengharapkan mereka memberikan teladan yang baik kepada massanya.
“Apabila ada hal-hal yang mau disampaikan terkait kondisi bangsa, tolong disampaikan secara baik. Selesaikan secara hukum”, demikian Zaenal.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar