Perebutan Piala Bergilir Panglima TNI, Pesilat IPSI Paspampres Bawa Pulang Dua Perunggu

JAKARTA, TIMORline.com-Perebutan Piala Bergilir Panglima TNI dalam Kejuaraan Merpati Putih Open 2019 yang berlangsung 1-4 Mei 2019 belum menguntungkan pesilat Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)  Paspampres.  Sebab, dari 10 pesilat yang mengikuti turnamen ini, pesilat Paspampres hanya membawa pulang dua medali perunggu.

Bernardus Herman Leu, salah satu pelatih IPSI Paspampres, yang dihubungi TIMORline.com melalui akun WhatsApp-nya, Senin (06/05/2019), menyebutkan, medali perunggu pertama disumbangkan Prada Yohanes HL dengan berat badan 75-80 Kg di Kelas G. Dia kalah di semifinal dari pesilat Muhammad Syakir dari Singapure.

Dijelaskan, Prada Yohanes HL sempat menang di babak 1/4 final saat berhadapan dengan Muhammad Sofian dari MP Tangerang Selatan. Kemenangannya di babak 1/4  final inilah yang menjadi tiket baginya untuk maju di babak semifinal berhadapan dengan Muhammad Syakir dari Singapure.

Pertarungan dua atlet kategori putra. (Foto: Istimewa).

Tetapi,  di babak semifinal ini Prada Yohanes HL bertahan dan hanya bisa menyumbangkan medali perunggu kepada IPSI Paspampres.

Sedangkan medali perunggu kedua disabet Prada Dwi Jayanto dengan berat badan 70-75 Kg di Kelas F. Dia kalah di semifinal dari pesilat Maulana dari MP Cirebon.

Yang mengejutkan bagi kontingen IPSI Paspampres, menurut Herman, Serda M Habil dengan berat badan 55-60 di Kelas C justru didiskualifikasi pada saat timbang badan karena dinyatakan kelebihan berat badan  0,76 kg.

Para atlet peserta kejuaraan MP Open 2019 pose bersama. (Foto: Istimewa).

Pesilat lainnya, Praka M Ali M dengan berat badan  80-85 Kg di Kelas H kalah dari Abdul Raaziq dari Singapure. Nasib yang sama dialami Prada W. Cakra. Dia hanya sampai di babak 1/4 final setelah menang  atas Dean Saputra dari PSAA Putra Utama. Yang tidak menguntungkan sama sekali adalah Serda Satria  (tunggal). Dia gagal di babak penyisihan.

Salah satu pesilat IPSI Paspampres lainnya yang sempat maju ke babak 1/4 final adalah Pratu Baedowi 85-90 di Kelas I setelah mengalahkan Sadam Putra Ahmad dari Silat Club UNKRIS.

Hal serupa dialami Serda Riyan RR dengan berat badan 65-70 Kg di Kelas E setelah menang atas Farhan Ekaditiya dari MP Jakarta Timur. Lainnya, Prada D. Jayanto dengan berat badan 70-75 Kg di Kelas F juga kandas maju ke babak semi final. Dia ditahan Mahar Brillian dari Yon Pomad saat bertarung di babak 1/4 final.

Editor: Cyriakus Kiik

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *