Ketua NU Malaka Pimpin Anggota Amankan Jalan Salib Hidup Umat Katolik

BETUN, TIMORline.com-Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Zainal Muttaqin memimpin langsung anggotanya menjaga keamanan dan ketertiban Jalan Salib Hidup Umat Katolik wilayah pastoral Dekenat Malaka di Betun, Jumat (19/04/2019).

Untuk mengawal kegiatan ini, sejak  pukul 07.00 wita, mereka sudah berada di depan jalan masuk ke gereja Paroki Betun. Mereka mengenakan atribut NU berupa topi dan baju batik warna hijau dipadu selendang tenunan Malaka.

Ketua NU Kabupaten Malaka Zainal Muttaqin. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Zainal yang ditemui TIMORline.com di pertigaan jalan menuju Gua Lourdes Tubaki menjelaskan, keterlibatan NU dalam Jalan Salib Hidup yang dilakukan umat katolik kali ini bukan yang pertama kali.

“NU terlibat dalam kegiatan seperti ini sudah sejak 2016. NU bersama umat muslim dan non muslim berusaha tetap hidup rukun dengan menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Malaka”, kata  Zainal.

Selain NU, sebut Zainal, Pemuda Ansor sebagai organisasi sayap otonom NU juga dilibatkan dalam kegiatan jalan salib kali ini. “Indonesia ini adalah sebuah negara besar yang terdiri dari berbagai suku, agama dan golongan. Tetapi, ideologi kita adalah Pancasila. Pancasila yang mengikat kita. Sehingga, semua perbedaan itu bukan untuk memecah-belah kita tetapi menjadi kekuatan untuk kita tetap bersatu dan berdaulat dengan tetap mempertahankan Pancasila dan menjaga keutuhan NKRI”, tandas Zainal.

Ketua Pemuda Ansor Kabupaten Malaka Yulianto. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Ketua Pemuda Ansor Kabupaten Malaka Yulianto mengatakan, keterlibatan Pemuda Ansor bersama-sama dengan NU merupakan komitmen organisasi untuk tetap menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

“Kita tidak menginginkan terjadinya  hal-hal  yang tidak kita inginkan bersama”, kata Yulianto.

Jalan Salib Hidup ini diprakarsai Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santa Maria Fatima Betun dan dipimpin Deken Malaka Romo Edmundus Sako, Pr yang juga adalah Pastor Paroki Santa Maria Fatima Betun.

Romo Edmundus sebelum menutup Jalan Salib di Gua Lourdes Tubaki mengucapkan terimakasih kepada para Uztad dari NU, TNI/Polri dan Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka yang telah mendukung prosesi Jalan Salib dari Gereja Betun menuju Gua Lourdes Tubaki.

“Mereka (para Uztad NU, red) mendukung dan menjaga keamanan selama Jalan Salib karena saya ini Ketua Forum Kerukunan Antarumat Beragama Kabupaten Malaka. Ini bukti toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang ada di Kabupaten Malaka”, demikian Romo Edmundus.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *