Bupati Malaka Lakukan Real Quick Count Terpusat di Rumah Jabatan

BETUN, TIMORline.com-Bupati Malaka Stefanus Bria Seran melakukan Real Quick Count Terpusat (Hitung Cepat sesuai Data Riil) di Rumah Jabatan Haitimuk Desa Haitimuk Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hitung cepat terpusat ini dilakukan  sejak Selasa 16 April hingga saat ini. Meskipun terpusat, menurut Bupati Stefanus, hitung cepat ini terbuka untuk umum. Sehingga, siapa saja bisa datang ke sana untuk mengaksesnya.

Tim penghitungnya didatangkan dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Malaka.

“Tim hitung ini dari kecamatan, diambil dari mereka yang berpendidikan komputer strata satu, sudah ikut pelatihan dan berpengalaman dalam kegiatan yang sama saat pemilihan bupati 2015 dan pemilihan gubernur NTT 2019”, jelas Bupati Stefanus.

Khusus pemilihan presiden dan wakil presiden, hingga pukul 00:01, Kamis (18/04/2019), hasil hitung cepat terpusat ini menempatkan pasangan calon Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada posisi menang.

Dari total 75.774 suara sah pemilih Kabupaten Malaka,  pasangan calon Presiden RI Nomor Urut 1 Joko Widodo-Ma’ruf Amin memperoleh   67. 830 suara sah atau 89,52 persen.

Sedangkan pasangan calon  Nomor Urut 2 Prabowo Subianto– Sandiaga Uno mendapat 7.944 suara sah atau  10,48 persen.

“Hasil ini belum termasuk data perolehan suara sah 18 desa yang belum masuk”, tandas Bupati Stefanus.

Disebutkan, suara sah  dari 18 desa yang belum masuk ke tim hitung itu ada di 98 TPS.

”Staf kita ada  di setiap TPS. Mereka yang  melaporkan hasil perolehan suara dari lapangan.  Ini untuk kepentingan bupati untuk bisa mengikuti perkembangan di lapangan. Tetapi, ini perhitungan  tidak resmi dan tidak sah. Suara sahnya ada di KPU Malaka”, demikian Bupati Stefanus.

Tim hitung cepat asal kecamatan se-Kabupaten Malaka yang ditempatkan di Rumah Jabatan Bupati Malaka Haitimuk-Weliman. (Footo: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Tim kecamatan yang ditempatkan di rumah jabatan Bupati Malaka untuk melakukan perhitungan cepat sesuai data riil ini berjumlah tiga orang. Tugas mereka adalah satu  orang terima data melalui telp dari lapangan kemudian ditulis satu orang lagi dan orang yang lainnya membuat perhitungan.

Ketiga orang ini didampingi para pejabat eselon 3 dan 4. Sedangkan Bupati Stefanus bertindak sebagai mentor utama.

Sebagai mentor utama, Bupati Stefanus memberikan arahan setiap saat  kepada para pejabat eselon 3 dan 4 untuk melakukan perhitungan yang cepat dan bagaimana mendapatkan prosentase perolehan suara sah masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Hingga saat ini, tim hitung cepat masih terus melakukan perhitungan  perolehan suara untuk calon anggota DPR RI, DPD, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Hitung cepat ini pernah dilakukan Bupati Stefanus saat pemilihan bupati Malaka 2015 dan pemilihan gubernur NTT 2019.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *