Pemkab Malaka Serahkan Dana Hibah Daerah Rp4,45 Miliar kepada Masyarakat

BETUN, TIMORline.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka, Senin (15/04/2019), menyerahkan dana hibah daerah sebesar Rp4,45 miliar kepada masyarakat setempat melalui 11 Gereja Katolik,  Gereja Protestan dan Klinik di wilayah itu.

Dana tersebut diserahkan langsung Bupati Malaka Stefanus Bria Seran seusai Sosialisasi dan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Tahun Anggaran 2019  di Aula Kantor Bupati Malaka.

Kepada para pimpinan gereja dan klinik yang hadir, Bupati Malaka berharap  dana hibah tersebut digunakan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan untuk pekerjaan yang direncanakan.

“Pada waktunya, tim dari daerah akan mengecek apakah dana yang diberikan digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan yang direncanakan atau tidak”, kata Bupati Stefanus.

Bupati Stefanus menjelaskan, dana hibah itu dialokasikan dan diserahkan kepada lembaga penerima setelah dikaji terlebih dahulu oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di bawah kendali Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Malaka Aloysius Werang.

Bupati Malaka Stefanus Bria Seran sedang menjelaskan penggunaan dana hibah tahun anggaran 2019 kepada para penerima dan seluruh pimpinan perangkat daerah. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Bupati Stefanus mengibaratkan Kepala Badan Keuangan ini seperti kios kecil dalam toko besar. Sebab, yang namanya kepala keuangan pasti selalu ada uang.

“Kepala Keuangan dan kepala-kepala yang lain adalah pengguna anggaran. Sedangkan kuasa pengguna anggaran adalah bupati. Sebagai kuasa pengguna anggaran kalau bupati tidak tandatangan, uang tidak cair. Jadi, karena saya sudah tandatangan, mulai sebentar ini sudah bisa dilakukan pencairan”, tandas Bupati Stefanus.

Seorang pendeta sedang menandatangani berita acara penerimaan dana hibah daerah tahun anggaran 2019. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Menurut Bupati Stefanus,  bantuan dana hibah untuk rumah ibadah dan klinik merupakan salah satu program Bupati SBS untuk membangun fasilitas umum yang dimanfaatkan masyarakat banyak.

“PAD kita memang terbatas. Di tengah keterbatasan dana,  kita membantu pembangunan fasilitas umum,  termasuk gereja dan klinik karena dapat bermanfaat bagi banyak orang”, katanya.

Sedikitnya 11 gereja dan klinik yang menerima Dana Hibah Daerah Tahun Anggaran 2019 ini dengan nilai bervariasi. Ke-11 gereja dan klinik itu adalah Paroki Webriamata, Kapela Biuduk Fehan,  Kapela Wederok,  Paroki Wemasa,  Paroki Rakfau,  Paroki Seon,  Pastoran Dekenat Malaka,  Paroki Wekfau,  Gereja Protestan Laleten,  Gereja Protestan Kletek dan Klinik Susteran Canosian Nurobo.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *