Dinas Dukcapil Layani Masyarakat Malaka 13 Jam, Inilah Jadwalnya

BETUN, TIMORline.com-Dinas Kepedudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melayani masyarakat setempat 13 jam.

Pelayanan dibagi dua sift. Sift pertama dimulai pukul 08.00-16.00 wita dengan durasi waktu enam jam. Sedangkan sift kedua dimulai pukul 16.00-23.00 wita dengan durasi waktu tujuh jam. Sehingga, total waktu pelayanan Dinas Dukcapil Malaka bagi masyarakat setempat dalam sehari 13 jam.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Malaka Ferdynandus Rame kepada TIMORline.com di kantornya, Senin (18/03/2019), menjelaskan, pembagian waktu pelayanan ini disertai dengan pembagian jadwal pelayanan.

“Ini dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dokumen kependudukan bagi masyarakat Malaka. Sebab, bila pelayanannya hanya menggunakan jam dinas terhitung jam 07.00-16.00 wita maka banyak masyarakat Malaka yang tidak memiliki dokumen kependudukan termasuk kartu tanda penduduk elektronik”, katanya.

Menurut Kadis Ferdynandus, beberapa strategi dilakukan untuk meningkatkan pelayanan instansinya kepada masyarakat Malaka. Antara lain, menambah waktu pelayanan yang semula hanya enam jam menjadi 13 jam, menambah mesin cetak yang semula hanya dua unit menjadi empat unit, menerapkan program jemput bola dengan melakukan pencetakan keliling dan pembagian jadwal pelayanan per kecamatan.

Berikut pembagian jadwal pelayanan dokumen kependudukan, khusus Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-e) :

  1. Senin : Kecamatan Io Kufeu (10 orang), Rinhat (15 orang), Laenmanen (15 orang) dan Botin Leobele (10 orang);
  2. Selasa : Kecamatan Sasitamean (15 orang), Kobalima (20 orang) dan Kobalima Timur (15 orang);
  3. Rabu : Kecamatan Malaka Timur (25 orang) dan Weliman (25 orang);
  4. Kamis : Kecamatan Malaka Barat (25 orang) dan Wewiku (25 orang);
  5. Jumat : Kecamatan Malaka Tengah (50 orang).

Kadis Ferdynandus mengatakan pembagian jadwal pelayanan dokumen kependudukan ini telah disampaikan secara tertulis sejak 04 Januari 2017 kepada para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para kepala bagian pada Setkab Malaka dan para camat se-Kabupaten Malaka.

Khusus para camat, Kadis yang mantan Kepala Bagian Pemerintahan pada Setkab Belu itu meminta mereka untuk menyampaikan pembagian jadwal ini kepada para kepala desa dan masyarakat masing-masing.

Kadis Ferdynandus berharap, masyarakat Malaka yang mengurus dokumen kependudukannya di Dinas Dukcapil tidak mengurus dalam keadaan terpaksa. Tetapi, mestinya diurus jauh-jauh hari.

“Jadwal pelayananya jelas dan kami sudah sebarkan kepada masyarakat melalui para camat dan kepala desa. Jangan sampai hari ini butuh KTP atau kartu keluarga baru datang urus. Lalu, kami dimarah-marahi dengan dalih kami tidak layani”, demikian Kadis Ferdynandus.

Sesuai data yang dimiliki pihak Dukcapil, saat ini jumlah penduduk Kabupaten Malaka berjumlah 193.430 orang, laki-laki 97.258 orang dan perempuan 96.172 orang. Dari jumlah penduduk yang ada, warga yang wajib memiliki kartu keluarga sebanyak 47.128 orang, 35.115 orang di antaranya sudah punya kartu keluarga, sedangkan 12.913 orang lainnya belum memiliki kartu keluarga. Selebihnya masih  dalam proses.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *