Pemkab Malaka Diminta segera Upayakan Pemanfaatan Sumber Air Welolon-Rinhat

BIUDUKFOHO, TIMORline.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka diminta segera mengupayakan pemanfaatan sumber air Welolon bagi masyarakat empat desa di sekitarnya. Sebab, sumber air Welolon selama ini merupakan satu-satunya sumber air masyarakat setempat.

Permintaan itu mengemuka saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Rinhat Tahun Anggaran 2019 di Aula SDK Biudukfoho, Jumat (22/02/2019).

Maxi Seran, warga Desa Naet, menjelaskan, sumber air Welolon selama ini dimanfaatkan empat desa, yakni Desa Naet, Biudukfoho, Tafuli Satu dan sebagian masyarakat Desa Niti. Tetapi, sumber air ini letaknya di bawah pemukiman penduduk. Untuk mendapatkan air, warga harus berjalan kaki sejauh satu kilometer menggunakan wadah air apa adanya seperti jerigen.

Atas kondisi riil masyarakat itulah Maxi meminta Pemkab Malaka segera mengupayakan pemanfaatan sumber air Welolon bagi masyarakat setempat.

Suasana dialog saat Musrenbang Tingkat Kecamatan Rinhat Tahun 2019 di Aula SDK Biudukfoho, Jumat (22/02/2019). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

“Saya usulkan untuk mengupayakan, bukan mengusahakan”, tandas Maxi dengan mengulanginya dua kali.

Maxi bahkan bilang,  begitu hematnya warga menggunakan air, anak-anak yang ke sekolah dan anggota  polisi yang ke kantor hanya cuci muka.

Kepala Desa (Kades) Tafuli Satu Andreas Sese Sae yang dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (25/02/2019), membenarkan kalau warganya juga selama ini memanfaatkan sumber air Welolon. Sebab, di wilayah sekitar tidak ada sumber air lain.

“Kami semua ambil air dari sana karena memang tidak ada sumber air lain”, katanya.

Kades Andreas juga mengatakan, untuk pengadaan air bersih, pihaknya sudah mengajukan permohonan ke Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Malaka untuk pembuatan embung.

“Kalau embung ini jadi, kami sudah bisa senang karena kebutuhan air bersih sudah terpenuhi”, kata Kades Andreas sambil tertawa dari balik telepon.

Hal senada disampaikan Kades Niti Agustinus Benu. Kades Agustinus yang dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (25/02/2019), membenarkan kalau sumber air Welolon dimanfaatkan warga empat desa, yakni Desa Tafuli Satu, Naet, Biudukfoho dan warga desanya sendiri, Desa Niti.

Dia setuju dan mendukung penuh usulan warga Desa Naet dalam Musrenbang Tingkat Kecamatan  Rinhat Tahun Anggaran 2019 Jumat pekan lalu. Dalam Musrenbang itu, warga Desa Naet meminta Pemkab Malaka segera mengupayakan pemanfaatan sumber air Welolon yang selama ini dinikmati warga empat desa.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *