BUMDes ‘Moin Maneak’ Hadir di Desa Ikan Tuanbeis-Malaka

EFUDINI, TIMORline.com-Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan nama Moin Maneak hadir di Desa Ikan Tunbeis Kecamatan Io Kufeu Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kehadiran BUMDes ini sangat menggembirakan Pemerintah Desa dan masyarakat setempat. Sebab, selama ini masyarakat yang ingin berbelanja harus berjalan jauh dengan menumpang sepeda motor sewaan. Kalau pun harus berbelanja di kios-kios milik warga setempat, setidaknya harus mengurut dada dulu karena harga sangat tinggi untuk ukuran warga desa setempat.

Kepala Desa Ikan Tuanbeis Kornelis Molo yang ditemui TIMORline.com di Efudini, ibukota Desa Ikan Tuanbeis, Rabu (06/02/2019, setelah akta pendirian BUMDes dibuat, selaku kepala wilayah dia mengundang para pemilik kios di wilayahnya. Dalam pertemuan dengan para pemilik kios, Kades Kornelis meminta mereka untuk memasukan daftar harga barang-barang yang ada di kios mereka.

“Langkah ini dimaksudkan untuk menyamakan harga barang kios milik warga dan BUMDes. Sehingga, harga barang di BUMDes tidak terlalu tinggi dari harga barang kios milik warga, demikian juga sebaliknya”, katanya.

BUMDes Moin Maneak Desa Ikan Tuanbeis.

Untuk menghadirkan BUMDes dengan nama Moin Maneak yang artinya ‘Hidup Bersaudara’ di desanya, menurut Kades Kornelis, pihak Pemerintah Desa Ikan Tuanbeis dalam Tahun Anggaran 2018 menyertakan modal sebesar Rp120 juta.

“Anggaran itu digunakan sebagian untuk membuat akta notaris lembaga, izin dan belanja barang kebutuhan warga desa”, tandas Kades Kornelis.

Sejak minggu lalu, BUMDes Moin Manaek sudah aktif. Untuk sementara, aktivitas para pengurus BUMDes masih menggunakan salah satu rumah kosong warga. Sambil menanti pembangunan toko BUMDes-nya.

Sesuai pantauan TIMORline.com, Rabu (06/02), BUMDes ini sejak pagi sampai malam selalu ramai dikunjungi warga. Mereka datang belanja berbagai kebutuhan rumah tangga. Para pengurus juga penuh gembira melayani mereka.

Barang-barang yang disiapkan BUMDes ini adalah sembako, barang-barang perdagangan, tenun ikat, kerajinan tangan, jual-beli hasil bumi, dan lainnya.

Bala Manek, salah satu warga setempat memberi kesaksian kalau tiga hari lalu warga yang datang belanja di BUMDes Moin Maneak mencapai lima juta lebih.

Melihat antusiasme warga setempat, para pengurus BUMDes langsung tambah belanja barang berupa semen 100 zak.

BUMDes ini dikendalikan para pengurus yang terdiri dari Meliyanti Bete selaku ketua, Novriyana Moi (bendahara) dan Renny Laurensia Bena (sekretaris). (cyk/til)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *