Anakan Jambu Mente Didrop, Pupuk Fortile Dibagikan ke Poktan di Malaka

HAREKAIN, TIMORline.com-Pihak Dinas Pertanian Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Koordinator Pertanian Kecamatan Sasitamean dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Builaran Kecamatan Sasitamean Kabupaten Malaka bersikap cepat.

Setelah 22 ton pupuk fortile diberitakan TIMORline.com ‘dibuang’ di Harekain-Malaka, sejak Senin (04/02/2019), sebagian dari 22 ton pupuk itu dibagikan ke Kelompok Tani (Poktan) di desa itu. Bersamaan dengan itu 2.400 anakan jambu mente juga didrop dan dibagikan ke Poktan setempat.

Domi Seran, Ketua Poktan Troi Harekain, yang ditemui TIMORline.com di Dusun Harekain-Desa Builaran, Selasa (05/02), menjelaskan,  sebagian pupuk jenis fortile yang sejak Nopember 2018 disimpan di salah satu rumah tua tak berpenghuni, sudah diambil anggota Poktan Troi Harekain.

“Pupuk sudah diisi di lubang-lubang yang sudah disiapkan anggota kelompok”, kata Domi.

Domi menjelaskan, 22 ton pupuk yang tersimpan di rumah tua dekat rumahnya  ternyata jatah dua kelompok tani, yakni Poktan Troi Harekain dan Tunas Harapan.

“Anggota dua kelompok ini digabung saja. Padahal, sebenarnya Poktan Tunas Harapan sudah tidak aktif. Atau kalau pun digabung anggotanya, PPL harus menginformasikannya kepada ketua kelompok dan kepala desa”, tandas Domi.

Domi mengaku sangat gembira karena anakan jambu mente sudah didrop ke lokasi. Anakan yang didrop ke lokasi tepat musim. Sehingga, dia memperkirakan, anakan yang ditanam akan tumbuh baik. Sebab, wilayah Desa Builaran pada umumnya dan Dusun Harekain pada khususnya sangat cocok untuk tanaman jambu mente.

Salah satu anggota Poktan Troi Harekain sementara mengambil anakan jambu mente untuk dibawa ke lokasi yang sudah disiapkan kelompok untuk dilakukan penanaman. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

“Kita di sini sangat antuasias menyambut baik program penanaman jambu mente. Daerah kita ini sangat cocok untuk tanaman jambu mente”, kata Domi.

Wilybrodus Meak,  salah satu anggota Poktan Troi Harekain mengatakan, dari dulu wilayah Desa Builaran memang cocok untuk tanaman jambu mente.

Tetapi, bapak yang mengaku diri Tarzan itu berharap selalu ada pendampingan dari PPL dan pengawasan dari Koordinator Pertanian Kecamatan. Sebab, selama ini mereka tanam jambu mente hanya asal tanam karena memang wilayah Desa Builaran cocok untuk tanaman jambu mente.

Bagi Tarzan, pendampingan PPL sangat penting bagi kelompok. PPL bahkan diibaratkan guru dan murid. Sebab, kalau tidak ada pendampingan dari PPL, petani tidak tahu apa-apa.

“Kelompok butuh PPL untuk tahu cara penanaman jambu mente yang baik. Jarak antarpohon itu berapa meter. Takaran pupuknya juga berapa. Kalau PPL tidak ajarkan yang benar kepada petani atau kelompok, program pertanian sebaik apa pun akan mubazir”, tandas Tarzan yang juga Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Builaran itu.

Kepala Desa Builaran Alfons Luan mengharapkan anggota Poktan yang sudah mendapat pupuk dan anakan segera dimanfaatkan. “Pupuk dan anakan harus dimanfaatkan secara baik”, demikian Kades Alfons.

Sebagian pupuk sudah diambil anggota Poktan Troi Harekain tetapi sebagian masih ada di tempat penyimpanan seperti yang terlihat dalam gambar ini. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Sesuai pantauan TIMORline.com di lokasi, sebagian pupuk terutama yang sudah hancur dan tersimpan di luar salah satu rumah tua di Dusun Harekain, sudah diambil anggota Poktan. Sedangkan anakan jambu mente yang disimpan tepat di pintu pagar rumah Domi Seran diambil anggota Poktan Troi Harekain satu persatu. Mereka membawanya ke lahan penanaman jambu mente 10 hektar yang sudah disiapkan anggota kelompok di belakang pemukiman warga.

Koordinator Pertanian Kecamatan Sasitamean Andreas Suri dan PPL Desa Builaran Yohana Seran yang dihubungi melalui telepon seluler masing-masing terkait penyimpanan 22 ton pupuk   jenis fortile dan pendropingan anakan jambu mente ke lokasi tidak diangkat. Pesan singkat yang dikirim ke nomor kontak masing-masing pun tidak dijawab.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang copy