Kali Bialahorai-Belu Segera Dinormalisasi

ATAMBUA, TIMORline.com-Kali Bialahorai di Dusun Nularan Desa Kenebibi Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) segera dinormalisasi. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah luapan banjir berikutnya, menyusul adanya luapan banjir pada Rabu (30/01/2019).

Dalam peristiwa itu, sedikitnya 21 rumah tergenang air dan rusak. Puluhan hektar lahan pertanian milik warga juga terancam gagal panen.

“Saya sudah perintahkan untuk alat berat datang keruk kali dan buat tanggul darurat supaya kalo hujan tidak terjadi lagi luapan banjir seperti yang sudah terjadi ini,” kata Bbupati Belu Willy Lay saat meninjau korban bencana luapan banjir pada Kamis (31/01/2019).

Bupati Willy Lay meninjau para korban bencana luapan banjir itu didampingi Kabag Protokol Marianus Loe, Kasat Pol PP Aloysius Fahik, Kadis Kesehatan Theresia M. Asik dan Camat Kakuluk Mesak Tarsisius Un Nai Saik, Kades Kenebibi  Maria Yovita dan sejumlah pejabat terkait lingkup Pemkab Belu.

Kondisi tanaman jagung milik warga Desa Kenebibi Kecamatan Kakuluk Mesak yang diterjang banjir pada Rabu (30/01/2019). (Foto: Istimewa).

Selain melakukan pengerukan dan pembuatan tanggul darurat, Bupati Willy juga meminta instansi terkait lainnya untuk melakukan tindakan emergensi seperti penanganan air bersih, penyediaan obat-obatan, bantuan sosial dan hal-hal lain untuk membantu para korban bencana banjir.

Dirinya juga meminta Dinas Pertanian Kabupaten Belu segera melakukan pendataan terhadap lahan petani yang menjadi korban luapan Kali Bialahorai.

“Saya juga sudah perintahkan dinas terkait untuk segera membantu para korban bencana, mulai dari ketersediaan air bersih, obat-obatan dan bantuan dari dinas sosial,” ujarnya.

Sesuai pantauan TIMORline.com,  sebelum Bupati Willy meninjau lokasi luapan banjir, Dinas PU telah melakukan pelayanan air bersih dengan mendrop sejumlah mobil tangki. Dinas Sosial pun telah menyalurkan bantuan berupa beras kepada para korban bencana. (til/kor).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *