Pembahasan Kedua Nasib Kades Webriamata Ditunda

BETUN, TIMORline.com-Pembahasan Kedua Tim Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menentukan nasib Kepala Desa (Kades) Webriamata Gaudensius Seran yang awalnya direncanakan Jumat (18/01/2019) ditunda ke Selasa (22/01/2019).

Informasi itu diperoleh TIMORline.com, Minggu (20/01/2019) siang dari Nadap Betty, salah satu komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malaka.

Bawaslu adalah salah satu dari tiga unsur Tim Gakkumdu Kabupaten Malaka. Dua unsur lainnya adalah Polres Belu dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu.

Melalui akun media sosial WhaptsApp-nya yang diterima TIMORline.com, Nadap menginformasikan bahwa Pembahasan Kedua Tim Gakkumdu Kabupaten Malaka itu ditunda ke Selasa (22/01).

“Ada hal teknis shg diundur ke hari Selasa”, begitu tulis Nadap. Namun Nadap tidak menyebutkan hal teknis dimaksud.

Rapat Pembahasan Kedua Tim Gakkumdu ini dilakukan untuk menentukan tindakan Kades Webriamata Gaudensius Seran. Sang  kades diduga kuat telah melakukan pengrusakkan terhadap Alat Peraga Kampanye (APK) milik dr Stefani Tannur, salah satu calon anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan NTT-2 dari Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Tindakan Kades Gaudensius terbongkar setelah adanya pengaduan Wenseslaus Mesakh, salah satu warga Desa Webriamata Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka ke Bawaslu setempat pada 26 Desember 2018.

Dalam Pembahasan Pertama Tim Gakkumdu Kabupaten Malaka pada 3 Januari 2019, pengaduan Wenseslaus itu dikaji dan diketahui memenuhi unsur untuk didaftarkan dan ditangani Tim Gakkumdu.

Selanjutnya, dalam Pembahasan Kedua nanti, Tim Gakkumdu akan menentukan apakah tindakan Kades Gaudensius itu termasuk tindak pidana pemilu atau tindak pidana umum.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *