Ketua Bawaslu Malaka Ultimatum Wakil Ketua Partai Golkar Kecamatan Malaka Tengah

BETUN, TIMORline.com-Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malaka-Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Petrus Nahak Manek memberikan ultimatum atau peringatan keras kepada Wakil Ketua I Partai Golongan Karya (Golkar) Kecamatan Malaka Tengah Gabriel Seran.

Ultimatum itu terkait posisi Gabriel yang diemban saat ini sebagai Wakil Ketua I Partai Golkar Kecamatan Malaka Tengah dan  Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Umakatahan.

“Kami beri waktu dua hari kepada  bapak. Jadi, hari Jumat nanti kami sudah harus mendapat kepastian, apakah bapak memilih menjadi Ketua BPD atau pengurus Partai Golkar. Pilihan itu mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan kepemiluan yang melarang pengurus BPD menjadi pengurus partai politik atau tim pemenangan calon perorangan”, kata Pieter.

Ultimatum itu dinyatakan Pieter setelah mendapat pengakuan Gabriel dalam sesi tanya jawab Sosialisasi Pengawasan Pemilu Tahun 2019 di Aula Hotel Cinta Damai, Betun, Selasa (18/12/2018).

Pengakuan itu disampaikan di hadapan peserta sosialisasi yang terdiri dari  para pimpinan partai politik, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD),  Kapolsek Malaka Tengah, Kapolsek Kobalima, Danramil 1695/05 Betun,  para camat se-Kabupaten Malaka dan kepala sekolah.

Pieter menegaskan, oleh karena pengakuan Gabriel itu disampaikan secara jujur dan terbuka  di hadapan peserta sosialisasi sehingga pihaknya dari Bawaslu harus mencegahnya. Sebab, sesuai tugas pokok dan fungsinya, Bawaslu dapat melakukan dua tugas, yakni tugas pencegahan dan penindakan.

“Sebagai tindakan pencegahan, kita kasih waktu dua hari untuk bapak mengundurkan diri. Batas waktunya hari Kamis. Jumat sudah harus ada kepastian apakah bapak menjadi Ketua BPD atau pengurus partai”, demikian penjelasan Pieter kepada Gabriel Seran yang hadir sebagai peserta Sosialisasi Pengawasan Pemilu dari unsur BPD.

Gabriel Seran seusai sosialisasi kepada wartawan mengaku kalau dia menjabat Ketua BPD Umakatahan sejak 2003. Sedangkan di Partai Golkar dia  menjabat Wakil Ketua I baru-baru ini. Dalam posisi sebagai Wakil Ketua, dia dipercaya partai sebagai Ketua Tim Pemenangan Partai Golkar Pemilu 2019 Tingkat Kecamatan Malaka Tengah.

Merespon ultimatum Ketua Bawaslu Kabupaten Malaka untuk mengundurkan diri,  Gabriel memastikan untuk mengundurkan diri dari posisi Wakil Ketua I Partai Golkar dan tetap menjabat Ketua BPD Umakatahan.

Pengunduran dirinya  akan dilakukan secara tertulis ke Bawaslu Kabupaten Malaka pada Rabu 29 Desember.

Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *