Pengerjaan Puskesmas Betun dan Kantor DPRD Malaka sudah 70 Persen

BETUN, TIMORline.com-Pengerjaan gedung Puskesmas Betun Kecamatan Malaka Tengah dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hampir selesai. Sebab, hingga saat ini progres kegiatannya sudah mencapai 70 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Cabang PT Naviri Kontraktor Grup Hasanuddin kepada TIMORline.com di Betun, ibukota Kabupaten Malaka, Senin (26/11/2018).

Menurut Hasanuddin, pembangunan Kantor DPRD Malaka saat ini memasuki tahap kedua dengan alokasi anggaran sebesar Rp4,8 miliar.

Sesuai kontrak kerjanya, katanya, pada 17 Desember mendatang kegiatan pembangunan Kantor DPRD Malaka sudah harus selesai. Saat ini kegiatannya ditekel 30 pekerja.  Tetapi, supaya tidak terkesan terburu-buru, pihaknya meminta waktu sampai dengan 31 Desember.

Kepala Kantor Cabang PT Naviri Kontraktor Grup Hasanuddin. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

“Kita minta waktu kegiatannya sampai dengan 31 Desember dengan pertimbangan cuaca”, kata Hasanuddin yang memiliki nama akrab Acang itu.

Progres kegiatan serupa terjadi pada pembangunan Puskesmas Betun. Kontrak kerjanya direncanakan selesai pada 24 Desember. Tetapi, atas pertimbangan cuaca, pihaknya minta waktu kegiatan sampai dengan 31 Desember. Saat ini ditangani 55 pekerja.

“Puskesmas Betun itu pagunya Rp5,3 miliar. Sesuai rencana, Puskesmas ini siap pakai 24 Desember hanya kita minta waktu sampai dengan 31 Desember”, kata Acang.

Acang dan para pekerjanya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Puskesmas Betun dan Kantor DPRD Malaka selesai pada akhir 2018.

“Kita targetkan dan  kejar kegiatan pembangunan Puskesmas Betun dan Kantor DPRD Malaka selesai pada 31 Desember. Semua material sudah tersedia”, demikian Acang.

Sesuai pantauan TIMORline.com, kantor DPRD Malaka  dibangun di pusat kota Betun. Para pekerja tampak sibuk kerja. Baik di lantai satu maupun lantai dua. Sebagian besar bangunan sudah diplester.

Tampak, kayu-kayu dan besi-besi penyangga dipasang untuk dilakukan pemasangan dan plester tembok.

Kantor DPRD Kabupaten Malaka yang sementara dikerjakan. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Sesuai papan data proyek yang dipasang di lokasi, pembangunan Kantor DPRD Kabupaten Malaka saat ini merupakan lanjutan dengan nomor kontrak: PU.690/06/PPK-CKP/VII/2018 dan nilai kontrak sebesar Rp4.890.357.000,00 atau Rp4,8 miliar. Sebagai pelaksana kegiatan adalah PT Kurnia Mulia Mandiri dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender.

Suasana serupa terlihat di Puskesmas Betun. Sesuai papan data proyek di lokasi, Puskesmas ini dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp5.336.679.076,00 atau Rp5,3 miliar dengan nomor kontrak: PPK-DINKES/PUS-BTN/03/VII/2018. Waktu pelaksanaan kegiatan berlangsung selama 150 hari kalender dengan nama kegiatan Belanja Modal Pembangunan Puskesmas Betun. Sebagai pelaksana kegiatan adalah PT Jafri Sentosa. Sedangkan konsultan pengawasnya tidak dicantumkan.

Editor: Cyriakus Kiik

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *