Empat Hari 20 Sesi Tes CPNS di Malaka, Lulus Delapan Orang

BETUN, TIMORline.com-Selama empat hari 20 sesi terhitung Minggu (04/11) hingga Rabu (07/11) hari ini, peserta yang lulus Calon  Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) baru delapan orang.

Ke-8 orang itu terdiri dari enam orang lulusan guru dan dua orang lainnya lulusan kesehatan.

Pada hari pertama, Minggu (04/11),    empat dari lima sesi tes di antaranya  tidak ada peserta yang lulus. Pada sesi kelima, Adrianus H. Tey Seran keluar sebagai lulusan pertama dari kelompok keguruan.

Peserta tes CPNS mendaftarkan diri pada panitia sesaat sebelum mengikuti tes. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Sedangkan pada hari keempat, Rabu (07/11) hari ini, Maria Adriana Bria dari kelompok kesehatan, keluar sebagai lulusan ke-8 pada sesi keempat.

Dengan demikian, hingga hari keempat, sudah 20 sesi yang digelar Panitia Tes CPNS Kabupaten Malaka. Berikut delapan lulusan tes CPNS Kabupaten Malaka hingga hari ini, Rabu (07/11) :

  1. Adrianus H. Tey Seran, dari kelompok keguruan, peserta tes sesi kelima hari pertama, Minggu (04/11) ;
  2. Yulianus Beda Bahi, dari kelompok keguruan,  peserta tes sesi kelima hari kedua, Senin (05/11) ;
  3. Darius Deligius Anisius Un, dari kelompok keguruan, peserta tes  sesi kedua hari ketiga, Selasa (06/11) ;
  4. Feri Krisantus Seran, dari kelompok keguruan, peserta tes sesi ketiga hari ketiga, Selasa (06/11) ;
  5. Agustinus Mereka, dari kelompok keguruan, peserta tes sesi keempat hari ketiga, Selasa (06/11) ;
  6. Yanuaria Seran, dari kelompok keguruan, peserta tes sesi kelima hari ketiga, Selasa (06/11) ;
  7. Helda Boru Mangunsong, dari kelompok kesehatan,  peserta tes sesi kedua hari keempat, Rabu (07/11) ;
  8. Maria Adriana Bria, dari kelompok kesehatan, peserta tes   sesi keempat hari keempat, Rabu (07/11).

Untuk tes CPNS kali ini, Kabupaten Malaka mendapat kuota formasi 500. Saat pendaftaran, diketahui sedikitnya 3.216 orang yang mendaftar.

Bupati Malaka Stefanus Bria Seran, Rabu (07/11) siang, mengatakan, yang paling penting bagi Kabupaten Malaka bukan proses tetapi hasil. Karena itu, bupati yang mantan Kadis Kesehatan Propinsi NTT itu akan mempertanyakan cara tes CPNS kali ini kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Jakarta.

Pernyataan resminya akan disampaikan melalui media pada Sabtu (10/11) mendatang. (cyk/til).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *