Kadis Nakertrans Malaka Minta Manajer PT Benenai Permai dan Karyawannya Hadir sendiri Saat Mediasi

BETUN, TIMORline.com-Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadis Nakertrans) Kabupaten Malaka Vincentius Babu  meminta manajer PT Benenai Permai dan karyawannya, Stefanus Seran, menghadiri sendiri sidang mediasi berikut terkait sengketa ketenagakerjaan yang timbul di antara kedua belah pihak.

Hal ini ditegaskan Kadis Vincentius yang dihubungi TIMORline.com melalui telp selulernya, Rabu (03/10/2018) siang.

Kadis Vincentius mengaku sudah menerima pengaduan karyawan PT Benenai Permai atas nama Stefanus Selan. Dia juga sudah menugaskan Sekretaris Disnakertrans untuk melakukan mediasi terhadap para pihak. Bahkan, saat dihubungi, sekretarisnya sedang melakukan mediasi di kantor. Sedangkan Kadis Vincentius sendiri hari itu menghadiri rapat bersama Bupati Malaka.

Untuk memutuskan sengketa yang terjadi, pihaknya harus mengkaji persoalan yang disengketakan. Sehingga, harus dilakukan mediasi dulu.

“Keputusannya seperti apa, kita harus mendengar keterangan kedua belah pihak”, tandas Kadis Vinsentius.

Kadis Vincentius sendiri belum tahu hasil mediasi yang dilakukan sekretarisnya. Tetapi, sesuai informasi yang diperolehnya, saat mediasi pihak PT Benenai Permai diwakili salah satu karyawannya. Sedangkan Stefanus Selan hadir sendiri. Dia berharap kedua belah pihak hadir sendiri dalam sidang mediasi berikut, tanpa diwakili. Sehingga, jangan sampai sidang mediasi itu berlarut-larut. Kapan sidang mediasi berikut, belum dijadwalkan. Sidang mediasi berikut tergantung waktu yang disediakan para pihak.

Mantan Camat Malaka Tengah ini mengatakan, bila kemudian dalam mediasi tidak ada titik temu antara kedua belah pihak, pihak Disnakertrans Malaka akan melanjutkan sengketa tersebut  ke propinsi. Sehingga, pokok perkaranya nanti disidangkan di Disnakertrans Propinsi.

Manaajer PT Benenai Permai Benny Chandra yang dihubungi melalui telepon selulernya tidak aktif. Pesan singkat yang dikirim kepadanya, Kamis (04/10), pun tidak dibalas hingga berita ini ditayangkan, Jumat  (05/10), pagi ini. (cyk/til).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *