Uskup Atambua Berkati Makam Wabup Malaka

WEHAE, TIMORline.com-Uskup Atambua Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr memberkati makam Wakil Bupati (Wabup) Malaka Daniel Asa di Dusun Wehae Desa Kapitan Meo Kecamatan Laenmanen Kabupaten Malaka, Sabtu (15/09/2018).

Pemberkatan ini dilakukan seusai perayaan misa kudus concelebrasi di depan makam Daniel Asa di samping rumah mertuanya di dusun setempat.

Perayaan misa concelebrasi ini dihadiri 40 imam se-Keuskupan Atambua dan keuskupan tetangga. Hadir pula 15 suster, satu bruder, satu frater.

Yang paling menggembirakan saat itu adalah hadirnya Gubernur NTT baru Viktor Bungtilu Laiskodat, mantan Wagub NTT Benny Litelnoni, Wakil Ketua DPRD NTT Alex Ofong, anggota DPRD NTT asal Daerah Pemilihan (Dapil)-7 Anselmus Tallo, Kepala Biro Umum Setprop NTT Zakarias Moruk, Wabup Belu J.T. Ose Luan, para kepala desa dan camat se-Kabupaten Malaka.

Uskup Dominikus saat kotbah di hadapan ratusan umat katolik yang menghadiri Perayaan Misa Kudus Satu Tahun Meninggalnya Wabup Malaka Daniel Asa di Wehae Desa Kapitan Meo, Sabtu (15/09/2018). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Dalam kotbahnya di hadapan ratusan umat katolik yang hadir, Uskup Atambua Mgr Dominikus menilai almarhum Daniel Asa meninggal dalam suasana yang sangat membahagiakan. Sebab, dia meninggal dalam tugas.

“Kematian bapak Daniel Asa adalah kematian yang membahagiakan. Sebab, dia meninggal saat sedang menjalankan tugas-tugas pemerintahan”, kata Uskup Dominikus.
Kematian  membahagiakan yang dialami bapak Daniel Asa bisa terjadi terhadap seorang imam, seorang tukang atau seorang petani.

“Kematian membahagiakan bagi seorang imam bila seorang imam meninggal saat sedang memimpin misa di altar. Atau bagi seorang petani bila petani itu sedang  membersihkan kebunnya. Atau bagi  seorang pejabat bila pejabat itu sedang melaksanakan tugas-tugas pemerintahan”, demikian Uskup Dominikus mencontohkan.
Gubernur NTT Viktor Laiskodat dalam arahannya menilai almarhum Daniel Asa telah berbuat baik banyak kepada masyarakat Malaka meskipun dalam masa jabatan yang sangat singkat. Ini terbukti dari hadirnya masyarakat Malaka dalam misa kudus pemberkatan.makam saat ini.

“Perbuatan-perbuatan baik ini harus dicontohi para pejabat, generasi muda dan anak-anak”, harap Gubernur Viktor.

Seusai  perayaan misa kudus concelebrasi, Uskup Dominikus atas tuntunan Petrus Bria Seran selaku ketua panitia, berkesempatan memberkati makam almarhum Daniel Asa. Ini ditandai dengan memericiki air suci mengelilingi makam.

Sebelum memericiki makam, Yanuarius Bria Seran, salah satu pejabat Malaka mengingatkan semua orang yang berada di samping makam termasuk wartawan untuk tidak menyentuh makam.

Sementara di samping makam, sejak awal hingga selesai,  empat camat berdiri di samping makam sebagai pengawal. Camat Io Kufeu Laurensius Seran dan Camat Rinhat Yulius Bria berdiri dari depan (timur).  Sedangkan Camat Sasitamean Yanuarius Kabosu dan Camat Botin Leobele Bernadus Bria berdiri di belakang (barat).

Selain memberkati makam, Uskup Dominikus juga menandatangani prasasti almarhum Wabup Daniel Asa. Ikut menandatangani prasasti adalah Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Bupati Malaka Stefanus Bria Seran.(cyk/til)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *