Calon Dewan, Sembilan Kades di Malaka Undur Diri

BETUN, TIMORline.com-Sedikitnya sembilan dari 127 kepala desa (kades)   di Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur  (NTT) telah mengambil sikap dan pilihan untuk maju calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka periode 2019-2024.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Malaka Agustinus Nahak, Senin (17/09/2018).

Sebagai konsekuensi dari pilihan itu, Kadis Agustinus, menegaskan,  ke-9 kades itu harus mengundurkan diri dari jabatan.

“Permohonan pengajuan pengunduran diri itu tidak bersamaan. Ada yang mengajukan permohonan pengunduran diri pada Juni. Ada yang Juli. Bahkan ada yang setelah perayaan 17 Agustus”, kata Kadis Agustinus.

Kadis yang mantan Camat Malaka Timur itu merincikan, permohonan tujuh dari sembilan  kades itu disetujui dan Surat Keputusan (SK) bupatinya terbit  lebih dahulu. Sedangkan SK dua Kades lainnya terbit awal September. Sebab,  permohonan pengunduran diri  kedua kades itu diajukan setelah perayaan 17 Agustus.

Sembilan Kades yang mengundurkan diri itu adalah Kades Halibasar Marselus Klau, Kades Umalor Yusti Engel Mulyawan Bria, Kades Maktihan Lambertus Nahak Klau, Kades Suai Vinsensius Nahak Berek, Kades Umutnana Emanuel Nurak, Kades Naisau Adrianus Naisau, Kades Kufeu Adolf Edmundus Berek, Kades Kereana Yakobus Ulu Ose dan Kades Babotin Selatan Antonius Un.

Kepala Seksi Partisipasi Masyarakat pada Dinas PMD Kabupaten Malaka Theodorus Seran menjelaskan, tidak semua  Kades itu mengundurkan diri. Sebab, ada Kades yang masa jabatannya sudah selesai dan maju calon Dewan.

Dari sembilan Kades itu, menurut Theodorus, ada tiga Kades yang sudah selesai  masa jabatan. Selanjutnya maju calon Dewan, yakni   Kades Umutnana, Kereana dan Suai.

“Karena masa jabatan selesai, ya, yang bersangkutan tidak perlu mengundurkan diri”, demikian Theodorus.

Kades Kufeu Adolf Edmundus Berek yang dihubungi TIMORline.com melalui telepon selulernya mengaku sudah mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatan kades.

“SK-nya kolektif, tertanggal 13 Juli. Kami sudah terima”, aku Adolf.

Pengakuan senada disampaikan Kades Babotin Selatan Antonius Un. (cyk/til)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *