Tim Relawan GESER NTT Bantu Penderita Penyakit Aneh di Perbatasan Timor

BETUN, TIMORline.com-Tim Relawan Gerakan Seribu Rupiah (GESER) Wilayah Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membantu Agustinus Lau. Dialah warga Perbatasan Timor, tepatnya di Dusun Lole Desa Alas Utara Kecamatan Kobalima Timur Kabupaten Malaka, yang sebelumnya diberitakan menderita penyakit aneh.

Bantuan itu diserahkan Tim Relawan GESER di Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun, Minggu (09/09/2018).

Bantuan itu berupa uang tunai Rp100.000, beras, telur satu rak, mie satu dos, minyak goreng, aqua satu dos, popok satu pak untuk bayinya yang baru berumur tiga bulan, gula dan teh, Bu, termos air, piring, sendok dan gelas masing-masing 1/2 lusin, lima pasang pakaian untuk pasien dan keluarga dan  dua lembar kain batik.

Tim Relawan GESER pose bersama mama kandung Agus Lau, Maria Kolo Atok, sebelum menyerahkan bantuan Relawan GESER di RSUPP Betun, Minggu (09/09/2018). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Tim Relawan ini terdiri dari Antonetha Uki selaku Koordinator GESER Wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS) dan Belu,  Xisto Ruas selaku Koordinator GESER Wilayah Kabupaten Malaka, Hermenia da Silva Alves, Kornelis Ronald dan Angelina Seran.

Bantuan Tim Relawan ini diterima mama kandung Agus Lau, Maria Kolo Atok, di Ruang Pasien Dewasa RSPP Betun.  Sedangkan Agus sendiri saat itu terbaring lemas di tempat tidur.

Koordinator GESER Wilayah TTS, TTU dan Belu Antonetha Uki menjelaskan, bantuan itu berasal dari basodara di seluruh wilayah NTT berupa uang ke rekeningnya. Uang itulah yang digunakan untuk membelanjakan kebutuhan Agus Lau selaku pasien dan keluarganya.

Netha, begitu Antonetha biasa disapa, mengharapkan dukungan doa dari pasien bersama keluarganya dan semua basodara di mana saja  Sehingga, rencana pengadaan tongkat atau kaki palsu oleh tim relawan  bisa terwujud.

Penyakit yang mendera Agus Lau ini mendapat simpati dari Kepala Puskesmas Kobalima, Camat Kobalima Timur, Pj. Kades Kota Biru, Kades Alas Utara dan Sekretaris Desa Kota Biru.

Simpati itu ditunjukkan baik dengan mengunjungi Agus dan keluarganya di rumah maupun dengan membawanya ke rumah sakit untuk kakinya diamputasi.

Penyakit aneh itu diderita Agus sejak tiga bulan lalu. Sampai pada sekira bulan lalu telapak kaki kirinya terlepas. Luka-luka pun mulai merambat ke betisnya. Kini, Agus mulai lega karena kaki kirinya yang luka sudah diamputasi. Dia berterimakasih kepada Tim Relawan GESER NTT yang sudah membantu dan TIMORline.com yang sudah memberitakan keadaannya. (cyk/til)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *