Dewan Pers Tidak Hadiri Sidang Perdana Gugatan IMO-Indonesia

JAKARTA, TIMORline.com-Dewan Pers tidak menghadiri Sidang Perdana perkara gugatan Ikatan Media Online (IMO) Indonesia.  Padahal, baik Dewan Pers maupun IMO-Indonesia telah dipanggil secara patut sebagaimana tertuang dalam  relass Panggilan Sidang No 439/Pdt.G/2018/Pn.Jkt.Pst.  tertanggal  30 Agustus 2018.

Dalam relass tersebut, pihak PN Jakarta Pusat  memanggil  secara resmi IMO-Indonesia dan  Dewan Pers untuk menghadiri  persidangan  pada  Selasa 4 September 2018 pukul 10.00 Wib di Ruang Mujiono PN Jakarta Pusat.

Sekretaris Jendral IMO-Indonesia M. Nasir Bin Umar menjelaskan,  sidang perdana gugatan IMO-Indonesia ini dikawal langsung  Maskur Husain. SH dan Chandra Setiadji. SH.,MH.

Persidangan dipimpi hakim ketua Despeheri Sinaga. SH.,MH bersama hakim anggota  Tafsir Sembiring. SH.,MH didampingi Panitera Pengganti Wijatmoko. SH.

Kuasa Hukum IMO-Indonesia Maskur Husain. SH menjelaskan, boleh saja Dewan Pers selaku tergugat tidak datang dan mangkir dari persidangan tapi argonya tetap jalan.

“Kalau sampai sidang ketiga tidak hadir jmaka pengadilan melalui hakim akan memutuskan dan mengabulkan semua yang menjadi tuntutan IMO-Indonesia terhadap Dewan Pers”, ujar Maskur Husain.

Hal senada disampaikan  Chandra Setiadji. SH.,MH. Dia  menambahkan, sepatutnya Dewan Pers dapat hadir dan taat pada aturan yang belaku.

Sidang perdana IMO-Indonesia  menggugat Dewan Pers ini mendapat perhatian yang seluruh DPW IMO-Indonesia secara nasional yang menginginkan nama baik organisasinya  dipulihkan.  Hadir pada kesempatan itu Yakub F. Ismail, M. Nasir Bin Umar, Maskur Husain. SH, Chandra Setiadji. SH.,MH, Jeffry Karangan, Bayu, Arthur, Frend dan beberapa kerabat yang siap mengawal persidangan. (cyk/til).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *