Riesta Megasari, Wanita Pekerja Yang Siap Jadi Wakil Rakyat

Kupang, timorline.com – Anda mungkin tau nama Riesta Megasari. Sosok seorang perempuan tangguh yang dari dulu hingga sekarang paling ulet menjalankan segalah jenis usaha. Mulai dari menjual helm, peralatan siaran, dan parabola, pernah menjadi tenaga kerja di beberapa perusahaan motor dan mobil, termasuk pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan inteklektual seperti mengurus organisasi dan lainnya.

Ia belakangan ini paling sering disebut-sebut di Partai Golkar NTT tidak sekedar karena telah memiliki kemitraan kerja dari dulu yang sudah tergolong besar dan berpotensi, melainkan pekerjaan seperti mengurus Tenaga Kerja Indonesia yang menjadi korban di luar negeripun ia lakukan. Singkat kata, hampir seluruh perkerjaan termasuk urusan laki-lakipun sudah ia dilakukan. Bayangkan saja kalau urusan dalam rumah yang mestinya ia lakukan saja seringkali ia tinggalkan hanya karena urusan masyarakat. Itu sebabnya mengapa dirinya menjadi sorotan kali ini.

Beberapa waktu lalu, DPD I Partai Golkar NTT menetapkannya sebagai juru bicara Satgas Anti Human Trafficking mendampingi Ketuanya Gabriel Goa, salah satu pemerhati yang konsen mengurus TKI yang meninggal selama ini. Asalan memilih wanita ini menjadi jubir tidak lain karena kemempuan komunikasinya yang baik dan bertindak sangat cepat ketika ada persoalan yang ditemui. Itu sebabnya Golkar melihatnya bukan sekedar karena unsure keterwakilan perempuan dalam quota politik, meliankan kesempatan perempuan itu sudah menjadi prioritas Golkar NTT saat ini.

“Golkar dizaman saya kita prioritaskan perempuan dan anak muda. Itu sebabnya mengapa Sekretaris Golkar kita kasih perempuan, juru bicara Satgas Anti Human Strafficking kita kasih perempuan, termasuk aktivis perempuan ibu Liby. Ini tidak sekedar karena keterwakilan perempuan ya, melainkan kualitas diri dan keberpihakan mereka kepada rakyat. Saya kira tidak ada salahnya, ketika perempuan kali ini kita unggulkan”, kata Ketua DPD I Golkar NTT, Melki Laka Lena sewaktu melakukan jumpa pers akhir bulan lalu.

Riesta Megasari, demikian kalau disapa dengan nama Mega beberapa kali ia melakukan kegiatan bersama awak media dalam urusan TKI dan pertemuan terbatas dengan beberapa kelompok anak muda yang telah memiliki usaha. Saat itu, dirinya memberi apresiasi kepada kaum muda yang telah berupaya melakukan kumpulan komunitas yang sangat membangun karakter. Ia berpesan jika semua ini diijinkan Tuhan, apapun kendala yang dihadapi para anak muda akan menjadi prioritas dirinya nanti.

“Kalian punya komunitas ini bagus. Jauh sebelum saya bisa bergerak seperti ini, dulunya saya sudah lakukan itu. Apa saja pekerjaan saya lakukan, selama itu halal dan menguntungkan. Bagi saya, jika Tuhan mengijinkan kesempatan ini, akan menjadi prioritas saya melihat problem kalian nanti”, ucap Mega sembari menceritrakan masa lalu ketika ia pernah mengalami susah.

Menurutnya, kesempatan yang telah diberikan Partai Golkar untuk maju dalam kanca politik di 2019 ini adalah hal yang harus dijaga dan tetap berusaha untuk menjadi yang terbaik, tidak saja untuk Partai melainkan yang paling utama adalah rakyat yang nantinya memilih dia.

“Yang luar biasa di Partai Golkar adalah membuka diri kepada kami calon perempuan dan tidak sebatas karena quota, melainkan Partai memberi kesempatan untuk banyak hal. Ini yang menurut saya Partai Golkar memenuhi keinginan rakyat hari ini apalagi untuk generasi zaman Now”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *